PAPUA – Pemerintah menegaskan komitmen strategis untuk mewujudkan swasembada energi di Papua sebagai motor penggerak kemajuan wilayah timur Indonesia. Kebijakan ini diposisikan bukan sekadar program […]
- ” katanya. Dengan strategi terpadu tersebut
- ” tegasnya. Langkah menuju swasembada energi ini juga diperkuat dengan pengembangan bahan bakar nabati berbasis potensi lokal. Strategi tersebut diyakini akan menekan impor BBM secara signifikan
- ” tegasnya. Sementara itu
- ” ujar Presiden. Dukungan terhadap kebijakan ini juga disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI
- Anggota BPH Migas
- baik energi baru dan terbarukan seperti hidro
- dan biomassa
- dan membuka ruang pembiayaan yang lebih besar untuk pembangunan infrastruktur
- dari kota besar hingga wilayah terluar
- Erika Retnowati
- maupun potensi minyak dan gas bumi yang selama ini menopang produksi nasional. Menurutnya
- memperkuat ketahanan fiskal
- pemerintah memastikan akses listrik yang lebih luas dan efisien
- PENDIDIKAN
- ratusan triliun itu bisa dialihkan untuk pembangunan daerah
- sekaligus mengurangi beban distribusi bahan bakar minyak ke wilayah terpencil. “Kalau ada tenaga surya dan tenaga air
- serta layanan dasar di Papua. “Bayangkan kalau kita bisa potong setengah saja
- surya
- swasembada energi Papua diyakini menjadi katalisator percepatan pembangunan wilayah timur. Pemerintah optimistis bahwa kemandirian energi tidak hanya memperkuat ketahanan nasional
- termasuk di Papua
- terutama dalam menghadapi tantangan distribusi dan kondisi cuaca
- tetapi juga menjadi fondasi kokoh bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua secara berkelanjutan.
- tetapi juga soal keadilan. Energi baru dan terbarukan adalah jalan terbaik untuk memastikan listrik hadir secara merata
- tidak perlu kirim-kirim BBM mahal-mahal dari daerah-daerah lain
