Oleh : Citra Ayu Sanjaya )* Di tengah lanskap global yang terus bergerak dan kerap menghadirkan kejutan, ketahanan ekonomi tidak lagi sekadar menjadi target pembangunan, […]
- 11 persen
- 4 hingga 5
- 6 persen. Sasaran tersebut ditopang oleh sinergi belanja negara
- dampaknya tidak hanya bersifat teknis
- disiplin fiskal
- Edy Prasetyono
- fluktuasi pasar tidak dapat dilepaskan dari cara lembaga internasional menilai standar ekonomi suatu negara
- fundamental ekonomi menunjukkan tren penguatan yang konsisten. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencatat pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5
- investasi swasta
- investor menanamkan modal dengan horizon bertahun-tahun; tanpa kejelasan aturan
- kepastian regulasi
- kesehatan fiskal harus dijaga supaya pemerintah memiliki ruang manuver yang cukup ketika tekanan eksternal meningkat. Pengelolaan utang yang prudent
- ketahanan ekonomi tidak lagi sekadar menjadi target pembangunan
- ketahanan ekonomi tidak terbentuk dalam semalam. Ia lahir dari konsistensi kebijakan
- kombinasi antara stabilitas dan reformasi memberi pesan kuat bahwa ekonomi nasional tidak hanya mampu bertahan
- lanjutnya
- melainkan prasyarat utama bagi keberlanjutan sebuah negara. Indonesia tampaknya memahami betul premis tersebut. Alih-alih bersikap defensif menghadapi guncangan pasar modal beberapa waktu lalu
- mengingatkan bahwa perbaikan kebijakan tidak boleh bersifat reaktif. Ia berpandangan reformasi harus berjalan konsisten
- menunjukkan bahwa reformasi bukan sekadar jargon
- menurutnya
- Mervin Goklas Hamonangan. Ia menegaskan bahwa kepastian hukum dan regulasi merupakan fondasi utama bagi ketahanan ekonomi jangka panjang. Dalam logikanya
- Oleh : Citra Ayu Sanjaya )* Di tengah lanskap global yang terus bergerak dan kerap menghadirkan kejutan
- penilaian yang kemudian membentuk persepsi investor global. Ketika lembaga seperti MSCI atau Moody’s menyesuaikan peringkat
- perlu diperluas agar arus investasi tidak bertumpu pada segelintir negara. Pada saat yang sama
- serta keberanian melakukan pembenahan struktural. Indonesia tampaknya sedang menapaki jalur tersebut. Di tengah ketidakpastian global
- sinergi kebijakan lintas sektor mulai dari regulasi investasi hingga tata kelola pasar keuangan
- terlepas dari ada atau tidaknya gejolak pasar
- tetapi juga membuka lapangan kerja yang merupakan sebuah faktor yang menentukan kualitas pertumbuhan. Jika ditarik dalam perspektif yang lebih luas
- tetapi juga psikologis terhadap kepercayaan pasar. Pandangan tersebut menemukan resonansi dalam analisis peneliti Institute for Economic and Social Research (LPEM) Universitas Indonesia
- tetapi juga siap melangkah dengan fondasi yang semakin kokoh. )* Penulis adalah pengamat ekonomi
