Jakarta – Sejumlah pemangku kepentingan menilai guncangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) harus menjadi momentum mempercepat reformasi tata kelola pasar keuangan. Langkah ini dipandang penting […]
- ” kata Edy. Ia menilai gejolak pasar tidak bisa dilihat semata sebagai dinamika finansial. Menurutnya
- ” katanya. Pandangan serupa disampaikan peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEB UI
- ” ujarnya. Ia mencontohkan gejolak taper tantrum 2013 yang memicu arus modal keluar
- bebas kepentingan
- dan segala macam itu lalu menurunkan peringkat. Standar siapa? Untuk kepentingan siapa standar itu? Tidak ada yang bebas nilai
- Edy Prasetyono
- hingga koreksi tajam IHSG. Kondisi tersebut bahkan memaksa Bank Indonesia menaikkan suku bunga
- melainkan agar perekonomian nasional benar-benar kuat
- menegaskan pembenahan sistem merupakan kebutuhan mendesak. “Ada atau tidak guncangan di bursa
- Mervin Goklas Hamonangan
- Moody’s
- pelemahan rupiah
- penguatan tata kelola
- perbaikan tetap harus dilakukan. Bukan hanya untuk memenuhi standar global
- sehingga pertumbuhan ekonomi ikut tertahan. Pengalaman itu menunjukkan keterkaitan erat antara geopolitik dan geoekonomi. Karena itu
- serta basis investor domestik dinilai menjadi strategi penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong kemandirian ekonomi Indonesia di tengah kompetisi global.***
- transparansi
